Tanda2 Kanker Payudara

 

Sebagai seseorang yang pernah menjalani operasi tumor di kedua payudara 19 tahun yang lalu, baru kali ini saya mulai perhatian dengan hal2 yang berhubungan dengan senyawa karsinogen terutama yang berhubungan dengan organ kewanitaan. Ini pun karena baru2 ini saya mengunjungi seseorang yang baru saja mengalami pengangkatan payudara kanan dan masih menjalani Kemoterapi.

Pagi tadi juga salah seorang sahabat saya cerita kalau disambati teman yang di puting payudaranya keluar cairan bening. Setelah browse sana sini sebentar, akhirnya saya menemukan artikel tentang tanda2 kanker payudara. Yuk kita waspadai…

KANKER PAYUDARA
Kanker payudara dapat dideteksi dari beberapa gejala, mencakup:
• Adanya ruam-ruam pada kulit di sekitar payudara, areola atau puting terlihat bersisik, memerah dan membengkak
• Keluar cairan dari puting susu
• Terdapat benolan di daerah bawah lengan
• Puting susu menjadi “lunak”
• Perubahan ukuran atau bentuk payudara (asimetris)
• Puting susu tertekan ke dalam (sebagian atau seluruhnya)

 

Kanker dapat diawali dari sel-sel yang belum membentuk benjolan. Ketika kanker berkembang, tumor akan tumbuh dan benjolan dapat dirasakan lebih jelas hanya dengan pemeriksaan manual yang dilakukan dokter. Selain itu, kelenjar getah bening bisa membesar yang menandakan sel kanker telah menyebar.
Umumnya saat diagnosis kanker payudara, pada awalnya tidak menimbulkan rasa sakit yang bisa menjadi tanda munculnya penyakit ini. Namun pada beberapa pasien mengaku mengalami rasa sakit di seputar benjolan payudara. Bagi yang mengalami rasa sakit payudara terus menerus dan mencurigakan sebaiknya segera diperiksakan ke dokter, meskipun belum terasa adanya benjolan.
Pada stadium awal, tanda2 kanker payudara mungkin akan terdeteksi saat melakukan pemeriksaan sendiri payudara (SADARI), ketika pemeriksaan klinis, atau bahkan setelah melalui test mamografi. Pada tahap awal kanker payudara, biasanya tidak memperlihatkan tanda2 sama sekali, karena itu penting sekali untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Penderita Stroke Makin Muda

Penderita stroke umumnya berusia 50 tahun. Tapi itu dulu. Sejak awal tahun ini, ada pergeseran usia penderita. Berdasar data, makin banyak penderita stroke dengan usia rata-rata 30 tahun. Stroke adalah konsisi yang terjadi karena pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu.

“Di antara semua pasien stroke , 10 persen di ataranya berusia sekitar 30 tahun. Pasien stroke termuda yang pernah saya tangani berusia 27 tahun dan yang tertua 74 tahun,” jelas dr Joni Wahyuhadi SpBS, ahli bedah syaraf RS Spesialis Husada Utama.

Artinya, kata dia, jika dalam sebulan terdapat 60 pasien stroke baru, enam di antaranya berusia 30 tahun. Menurutnya ada beberapa penyebab terjadinya pergeseran usia penderita stroke . Di antaranya, gaya hidup dan pola makan yang kurang sehat. Hal tersebut memicu menjangkitnya beberapa penyakit degeneratif. Misalnya hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes melitus (kencing manis), dan kolesterol.

“Perokok aktif dan stress tinggi berkelanjutan juga mempertinggi kemungkinan terjadi stroke ,” tegasnya. Apakah merokok pada usia muda juga meningkatkan angka penderita stroke pada usia 30 tahun? Joni mengiyakan kemungkinan tersebut. Sebab, rokok bisa merusak pembuluh darah. Tak terkecuali pembuluh darah yang mengarah ke otak. “Itulah yang harus disadari masyarakat saat ini, agar lebih concern menjaga kesehatan dan menjauhi faktor risiko tersebut,” katanya.

Selain itu, faktor genetik tak bisa dilupakan. Bila orang tua menderita penyakit degeneratif, ada kemungkinan anak mengalami hal yang sama. Karena itu, jelas Joni, jika memang termasuk risiko tinggi mengidap stroke atau penyakit degeneratif, segera lakukan gaya hidup sehat. “Itu untuk mengurangi kemungkinan terkena penyakit yang sama,” jelasnya.

Bukan hanya terjadi pergeseran usia. Angka penderita stroke ternyata terus menunjukkan peningkatan. Saat ini kata Joni, tiap hari ada 1- pasien stroke baru yang berobat. Padahal tahun sebelumnnya, belum tentu ada pasien baru tiap hari. “Kondisi ini sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Salah satunya, Joni menekankan perlunya diadakan upaya dan sosialisasi lebih optimal agar kesadaran orang tua akan bahaya stroke makin meningkat. “Kalau sudah tahu mereka bisa mencari cara untuk menghindarinya,” ujar Joni.

(Sumber Jawa Pos, Kamis 12 Juni 2008)

Penemuan Terbaru tentang Kanker Hati

 

Jangan Tidur Larut Malam

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (SGOT,SGPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!

 

Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK.

Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar.

 

Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan.

 

Tetapi ironisnya,ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

 

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

 

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama

2. Pola makan yang terlalu berlebihan.

3. Tidak makan pagi.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.

5. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna,pemanis buatan.

6. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil.

Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.

7. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur  dimakan mentah atau dimasakmatang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.

 

 

Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gayahidup dan pola makanan sehari-hari.

Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya

 

Sebab:

 

Malam hari pk 9 – 11:

adalah waktu pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana

tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative bagi kesehatan.

 

Malam hari pk 11 – dini Hari pk 1:

adalah saat proses de-toxin (pembersihan) di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

 

Dini hari pk 1 – 3:

Adalah waktu proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

 

Dini hari pk 3 – 5:

Adalah saat de-toxin (pembersihan) di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai

saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak

merintangi proses pembuangan kotoran.

 

Pagi pk 5 – 7:

Adalah saat de-toxin (pembersihan) di bagian usus besar, saatnya buang air di kamar mandi.

 

Pagi pk 7 – 9:

Adalah waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil,harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini,

bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.

 

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang

belakang untuk memproduksi darah

 

Sebab itu, tidurlah yang nyenyak dan jangan begadang!!!!

 

Ingat lagunya Bang Haji Rhoma Irama : “begadang jangan begadang…. !”

 

(Sumber: Milis Femina)