Bercocok Tanam Secara Organik

Bercocok tanam secara organikbisa dikatakan segala sesuatunya dipersiapkan dan dimaksudkan dari, untuk dan oleh alam.

Pertanian organik memerlukan ladang yang bebas polusi. Sebelum ditanami, tanah harus dikosongkan selama 2-7 tahun; tanpa pencemaran dalam radius 30km dari ladang penanaman, serta pencegahan dari orang banyak dan-dari kendaraan/mobil yang keluar masuk ladang penanaman (kecepatan mobil yang diperbolehkan hanya 8km/jam).

Pemakaian zat racun untuk membunuh mahluk perusak tanaman dan zat kimiawi pertanian dilarang sama-sekali.

Tahap2 berikutnya, seperti menanam, menuai, memproses, dan mengemas, diawasi secara ketat untuk menghindari kontaminasi bahan2 kimia seperti pewarna, perasa buatan, bahan pengawet dan penstabil serta zat2 tambahan (additif) lainnya.

Melilea Greenfield Organic berasal dari biji2an, sayur2an dan buah2an yang ditanam secara organik, bahkan – mendapat penilaian 5 bintang (five stars) oleh Organic United Nation Friendship Association (OUNFA/Lembaga Organic di bawah PBB)

No Responses to “Bercocok Tanam Secara Organik”

  1. johanis Says:

    setuju!

Leave a Reply